× -bahasa-

×

view_list1.png Artikel     view_masonry.png Galeri     view_list2.png Video    
×
  • url:
×
×
×
2 0 0 0 0 0
2
   ic_mode_light.png

Banyak orang menganggap sakit maag dan asam lambung adalah penyakit yang sama. Padahal, menurut para ahli medis, keduanya merupakan dua kondisi yang berbeda meskipun gejalanya sering mirip. Memahami perbedaannya penting agar penanganan tidak salah dan keluhan cepat membaik.

Menurut penjelasan dari Mayo Clinic dan Cleveland Clinic, sakit maag atau dispepsia adalah gangguan pencernaan yang menyebabkan rasa tidak nyaman di perut bagian atas. Gejalanya meliputi nyeri di ulu hati, kembung, mual, atau rasa penuh setelah makan. Biasanya, sakit maag dipicu oleh pola makan tidak teratur, stres, atau konsumsi makanan pedas dan kopi berlebihan.

Sementara itu, asam lambung naik atau GERD (Gastroesophageal Reflux Disease) adalah kondisi ketika cairan asam dari lambung naik ke kerongkongan akibat katup antara lambung dan tenggorokan tidak menutup sempurna. Gejalanya antara lain rasa panas di dada (heartburn), rasa asam di mulut, suara serak, dan batuk kering terutama saat malam hari atau setelah berbaring.

Dokter spesialis penyakit dalam, dr. Anisa Putri, Sp.PD, menjelaskan bahwa letak rasa nyeri bisa menjadi pembeda utama antara keduanya. “Sakit maag biasanya terasa di perut bagian atas, sementara GERD lebih sering menimbulkan rasa terbakar di dada atau tenggorokan. Obat maag biasa bisa membantu sakit maag, tetapi tidak selalu efektif untuk GERD,” ujarnya.

Selain itu, penderita GERD sebaiknya tidak langsung berbaring setelah makan, menghindari makanan tinggi lemak, serta menjaga berat badan ideal. Sedangkan penderita maag disarankan untuk makan lebih sering dengan porsi kecil dan menghindari stres berlebihan.

Jika gejala seperti nyeri dada, muntah darah, sulit menelan, atau berat badan turun tanpa sebab terjadi, sebaiknya segera berkonsultasi ke dokter. Pemeriksaan lebih lanjut diperlukan untuk memastikan penyebab dan menentukan pengobatan yang tepat.

Sumber:
Mayo Clinic – GERD vs Dyspepsia Overview
Cleveland Clinic – Heartburn, Acid Reflux, and GERD Explained
National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases (NIDDK)

#Kesehatan #EdukasiMedis #AsamLambung #GERD #SakitMaag #HidupSehat #InfoKesehatan #PolaHidupSehat

❮ sebelumnya
selanjutnya ❯
infodunia
+

banner_jasaps_250x250.png
<<
login/register to comment
×
  • ic_write_new.png expos
  • ic_share.png bagikan
  • ic_order.png urutan
  • sound.png malsAI
  • view_masonry.png grid
  • ic_mode_light.png light
× bagikan
    ic_posgar2.png x.png tg.png wa.png link.png
  • url:
× urutan
ic_write_new.png ic_share.png ic_order.png sound.png view_grid.png ic_mode_light.png ic_other.png
+
ic_argumen.png

Belum ada argumen, jadilah yang pertama